Rabu, 21 Januari 2015

aku dengan orang yang sama part IV

Awal Januari
Tepat nya tanggal 7 di status facebook mu
Aku hanya diam melihat mu masih berharap dengan masa lalu mu
Aku merasa tak pernah di anggap
Aku cukup mampu dengan senyum ini
Kesabaran ku adalah kekuatan ku sesungguhnya
Mungkin dalam otak mu aku hanya sekedar wanita sementara
Dan hatimu kau beri pada yang lain
Apa kau merasa kasihan terhadapku
Makanya kau membahagiiakan ku dengan cara palsu
Sesuka hatimu berbuat sesuatu
Tanpa tau aku merasa sakit atau tidak
Aku tetap berada di dekat mu saat itu
Aku tetap berdiri dengan kepala tegak walau mata ingin menangis
Dan berkata dalam hati “Tuhan punya rencana lain”

Jujur aku tak pernah takut
Jika harus kehilangan mu untuk kedua kalinya
Karna aku tlah melalui rasa sakit yang kau beri dulu
Aku takkan pernah menyesal jika itu terjadi
Karna selama ini yang kuberi untuk mu adalah keikhlasan

Beribu alasan yang kau ucap
Tak satupun benar, hanya mengelak
Aku sebenarnya tau apha yang kau perbuat di luar sana
Fikiran ku tak sedangkal tindakan ku
Tuhan mengembalikan mu padaku
Mungkin karna Tuhan hanya ingin melihat
Seberapa kuat aku menjalani saat badai itu menghampiri
Mungkin juga karna Tuhan ingin melihat ku
Mengetahui sifat asli mu
Saat 3 bulan pertama kita jalani yang aku belum ketahui tentangmu

Yha, itu sungguh menyakitkan bathin ku
Setelah terhempas jauh dari 4 tahun silam
Kini kau hadir dan lebih manghantam ku
Aku terombang-ambing, pilu, tangis, hancur, derai air mata
Semua tlah ku lalui,
Aku terus mengijinkan mu datang lagi
Rasanya yang aku lakukan untuk mu sia-sia
Aku tak dapat membantu diriku sendiri
Aku terjebak oleh cinta yang fana
Cinta yang palsu, sandiwara, hanya replika sesaat
Yha sudah la, aku sudah lelah
Sebut saja ini pengorbanan cinta ku

aku dengan orang yang sama part III


Awal desember
Kau mulai membohongiku lagi
Dengan kau hadirkan wanita baru dii kehidupan kita
Aku sempat berfikir tuk mengakhiri dengan cara menjauhimu
Tapi hatiku menolak karna sayang ku tak semudah itu berpaling
Berulang kali kata maaf kau lontarkan
Dan aku mendengar semua janjimu
Tapi janji itu terlalu banyak pengingkaran
Aku masih saja memafkan mu
Mungkin kau mengira aku wanita yang cukup bodoh
Sebenarnya kau salah
Aku tetap bertahan karna sesuatu yang baru itu sulit dii jalani
Terus seperti itu ulah mu
Tingkah mu slalu berkaitan dengan wanita baru
Apha kau tak pernah berfikir
Seberapa banyak wanita yang seperti aku di luar sana
Cukup dengan keajaiban dari Tuhan

aku dengan orang yang sama part II

2 bulan kita pisah
Aku banyak belajar pastinya
Bisa menahan rasa sakit yang menghantam tubuh dan fikiran ku
Aku cemburu disaat dia masih bersama mu,
Aku cemburu disaat dia dekat dengan mu,
Karna dia kau meninggalkan ku
Karna dia kau rela menyakiti ku lebih dalam
Tapi ini hatiku sangat kuat dan mampu tegar
Tuhan menciptakan hatiku dengan dinding berlapis dunia
Takkan mampu dii terobos oleh badai sekalipun
Dunia merangkul ku dengan erat saat kau bersamanya
Dunia ciptakan senyuman indah buat ku
Saat luka ku semakin dalam karna mu
Maaf ku slalu mengikutimu

September kau kembali
Aku mampu terima mu walau sakit masih bersarang
Luka itu belum pulih seutuhnya
Aku menghilangkan rasa benci dan amarah yang meradang
Doa ku terkabul saat kau masih mengingatku
Dalam doa nama mu slalu ku sebut
Aku slalu menceritakan mu pada Nya

Seperti nya mimpi ku terlalu tinggi
Aku hanya seorang wanita yang memiliki rasa harap
Wanita yang hanya memberimu kasih sayang
Yang tak bisa memberimu lebih
Aku berusaha memulihkan rasa yang dulu pernah tertinggal
Aku berusaha mempercayaimu
Walau mulut ku sering berkata aku tak mempercayaimu
Kini aku berjalan bersama mu lagi
Membuat skenario baru tentang kita
Mengulang cerita yang sempat terhapus oleh penghianatan

aku dengan orang yang sama part I

Sebut saja ini pengorbanan cinta ku

Dulu waktu aku baru mengenal mu
Mungkin kau adalah harapan terakhir ku
Bahagia atas apha yang di berikan oleh Nya
Pertama aku mensyukuri, kau yang terbaik dii mata ku
Walau kau terlalu banyak membohongiku
Menipu rasa sayangku
Aku berpura-pura menutup mata dan telinga
Agar aku tetap menyayangimu dengan tulus
Dan tetap memberikan yang terbaik untuk mu

Saat kau tinggalkan ku
Aku masih tetap menyayangimu,
Masih mendoakan mu dalam sujud ku
Masih tetap bertahan akan dirimu di hatiku
Setelah berakhir hubungan kita
Aku menantimu dalam diam dan doa ku
Berharap kau bahagia dengan pilihan mu di luar sana
Saat itu mungkin aku adalah orang yang paling membosankan
Paling bodoh mengharapkan mu berlebih
Tapi aku tak pernah menyangkal atas rasa yang aku punya
Itu cuma buat mu
Terserah orang mau berkata apa terhadap ku
Tapi itu la hati yang aku miliki

Minggu, 18 Januari 2015

luka ku part II

kekecewaanku menuju kebahagiaanku


cinta yang kembali mengobati luka ini
aku ingin mengungkapkan semua warna
perpisahan yang menyatukan kita kembali
aku percaya hati yang penuh doa
aku percaya sabarku membawa bahagia

perpisahan yang aku alami 
menghancurkan semua angan ku
perpisahan kita membuat ku tau
aku kehilangan mu karna aku menyayangimu
kini takdir menyatukan kita kembali
setelah aku terpuruk oleh masa lalu

teringat saat hati ini dii abaikan
tetesan air mata tak henti
hanya karna aku kehilangan mu
2 bulan berat bagiku tanpa mu
kau meninggalkan ku karna dia
aku belajar banyak hari itu
kalau sayang ku tak mesti utuh buat mu

tapi saat ini kau kembali lagi padaku
aku berharap kejadian lalu tak terulang lagi
aku harap kejadian itu mengajarkan mu arti kehilangan
aku tak mengapa jika suatu saat nanti hatimu beralih lagi
setidaknya aku sudah tau rasa nya sakit
setidaknya hadirmu hanya lah kenangan indah hingga air mata berhenti menetes..




Sabtu, 17 Januari 2015

Luka ku part I

ku sapu dengan bahagia ku


bukan dengan perih aku melupakan semua tentang kita
bukan aku ingin menghilangkan rasa yang pernah adha 
bukan hati ini ingin menjauh darimu,
tapi waktu yang tak berpihak pada kita.

aku bahagia bisa bersama mu dulu
rinduku tak perna usai
3 tahun tak sesingkat yang ku bayangkan 
kecewa ku terhadap sikap mu ku sapu dengan bahagia ku
kebahagiiaan ku dulu saat kau membuat ku tersenyum
kau warnai hidupku dengan tawa
walaupun kita tak pernah dii restui,
tapi kenapa kau menghianati jalan ku tuk tetap bersama mu
menghianati tulus nya sayang ku padamu
bahagia ku hilang seketika
berurai air mata sepanjang ku mengingat mu

kecewa ku sedalam luka yang kau beri saat itu
kini kita telah berbeda jalan
Tuhan membenarkan doa ku selama ini
memisahkan kita dengan cerita dan kenangan yang takkan pernah terlupakan...